Artikel Singkat Sastra Jawa
Sastra Jawa
Sastra Jawa secara global di bagi menjadi dua kategori yaitu yang di tulis dalam bentuk prosa atau puisi. Dalam bentuk prosa biasanya dj sebut dengan gancaran sedangkan dalam bentuk puisi di sebut tembang. Sebagian besar sastra jawa di tulis dalam bentuk tembang.
Sastra jawa di bagi menjadi empat masa pertama sastra jawa kuno, kedua sastra jawa tengahan, ketiga sastra jawa baru, dan ke empat sastra jawa modern
a. Sastra jawa kuno
Muncul pada masa abad ke-9 sampai dengan abad ke-14 masehi. Sastra pada masa ini berbentuk prasasti dan manuskrip. Contoh karya pada pasa ini antara lain; Kakawin Ramayana, Canda Karana, dll
b. Sastra jawa tengahan
Muncul pada masa abad ke-13 sampai dengan abad ke-16. Contoh karya sastra pada masa ini antara lain; Kadung Sunda, Pararaton, Calon Arang, dll
c. Sastra jawa baru
Muncul pada masa abad ke-15 sampai dengan abad ke-16 masehi. Sastra pada masa ini muncul dalam bentuk ensiklopedis. Contoh karya pada pasa ini antara lain; Suluk Marang Sumirang, Serat Jatiswara, Centhini, dll
d. Sastra jawa modern
Muncul pada masa abad ke-19 masehi. Sastra pada masa ini muncul dalam bentuk esai, roman, dan novel. Contoh karya pada pasa ini antara lain; Ratu, Krishna, Mihardja, Tunggak-tunggak Jati, dll
Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sastra_Jawa
Komentar
Posting Komentar